5 TIPS PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK USIA MUDA , SUPAYA
TIDAK MENYESAL DI HARI TUA.
Agung Ristianto
Pengusaha – Author – Motivator
Motivator Termuda No.1 Ngawi
Jangan pernah merasa terlalu dini untuk merencanakan dana
pensiun Anda. Bahkan kebanyakan para perencanaan keuangan sering merasa sedih
karena klient mereka suka terlambat dalam mempersiapkan dana pensiunnya. Mereka
rata – rata baru memulainya pada usia 40an.
Harga dari penundaan tersebut akan berakibat
pada strategi investasi yang lebih aggressive dimana tentu saja akan lebih
beresiko terkena fluktuasi pasar jangka pendek yang dapat menyebabkan hasil
investasinya tergerus lebih banyak.
Namun
jika dimulai sejak awal dengan strategi investasi yang bijaksana , perencanaan
pengsiun jangka panjang selain membuat para pekerja muda menjadi lebih siap ,
juga akan memperkuat fundamental ekonomi Negara secara keseluruhan.
Berikut
5 Tips penting bagi kita yang masih mudah dalam mempersiapkan perencanaan
keuangan :
1.
BERGAYA HIDUP SECARA SEDERHANA
Kuncinya
adalah tidak lebih dari pendapatan bulanan Anda. Jangan boros dalam pengeluaran
sehingga menjadi lebih besar pasak daripada tiang. Cari seorang perencana
keuangan berpengalaman yang dapat membantu menghitung kebutuhan pengsiun Anda
dan menyusun strategi investasinya.
Usahakan
Anda dapat menabung 3 – 10% dari pemasukan bulanan untuk keperluan pensiun.
2.
GENDUTKAN TABUNGAN ANDA
Mungkin terdengar seperti lagu lama , namun ini tetap adalah kunci kesuksesan dalam meraih kebebasan financial. Usahakan untuk selalu menabung meskipun hanya beberpa lembar uang ribuan.
Para
pekerja yang masih muda biasanya akan langsung terikat dengan pengeluaran –
pengeluaran seperti membeli rumah , mobil , nikah , dll. Triknya adalah dengan
cara menabung lebih dulu , baru membelanjakan sisanya kemudian.
Buatlah
Tabungan Anda menjadi autopilot dengan cara autodebet.
3.
D IS FOR DICIPLINE , NOT DEBT !
Semakin
cepat Anda memahami filosofi dasar ini , akan semakin baik. Jika mereka
memiliki hutang , apapun bentuknya. Maka harus segera di selesaikan secepat
mungkin.
Urutkan
hutang – hutang tersebut dimulai dari hutang dengan bunga yang paling tinggi.
Atau jadikan semua hutang tersebut dalam satu payung jika memnugkinkan dan
bunganya dapat dinegosiasi.
Kuncinya
adalah membuat Anda terbebas dari hutang secepat mungkin sehingga pemasukannya
dapat dialokasikan lebih untuk persiapan pensiun. Yang tentunya akan memberikan
hasil yang jkauh lebih besar di 30 hingga 40 tahun kemudian.
4.
DANA DARURAT HANYA UNTUK KEPERLUAN DARURAT
Secara
garis besar , dana darurat minimal adalah sebanyak 3X pengeluaran bulanan Anda
jika single dan sebanyak 6X pengeluaran bulanan jiak Anda menikah atau
mempunyai anak.
Segera
sisihkan uang – uang yang Anda dapatkan ketika masa – masa makmur , simpan
dalam tabungan dengan bunag yang paling baik dan tinggalkan.
Uang
tersebut adalah parasut Anda dan akan menghindarkan Anda dari kebutuhan untuk
berhutang atau mengganggu dana pengsiun Anda ketika keadaan sedang memburuk.
5.
ANALISA SECARA TERUS MENERUS KEBIASAAN PENGELUARAN ANDA
DAN LAKUKAN PENYESUAIAN JIKA DIBUTUHKAN
Katakan
saja Anda menghabiskan Rp. 25.000 setiap makan siang. Berarti menjadi
Rp.125.000 seminggu dan Rp. 6.000.000 pertahun. Jika penghasilan tahunan Anda
Rp. 48.000.000 pertahun ( 4 juta perbulan ).
Artinya
ada potensi untuk menyisihkan 12,5% dari pemasukan dengan cara mengurangi menu
siang Anda.
Dengan
cara mengurangi pengeluaran – pengeluaran yang tidak penting tersebut , Anda
bisa lebih banyak menabung untuk dana pensiun dan investasi – investasi
produktif lainnya yang akan memberikan pengembalian lebih besar dalam satu
decade kedepan.
Sekian dari
saya , semoga sharing saya kali ini bermanfaat buat kita semua.
Saya Agung
Ristianto , Mengucapkan SALAM SUKSES.
>>
Untuk Informasi Jadwal Seminar , Acara , Training atau Anda ingin
mengundang saya ke tempat ( Acara ) anda. Anda bisa menghubungi saya di
nomor 085655121987 atau :
Bbm : 5CDE79C6
WA : 085655121987
Fb : Agung Ristianto Tweet : @AgungRistianto4







Tidak ada komentar:
Posting Komentar